Wednesday, February 11, 2009

CorelDraw 12 Bab 2

istilah-istilah yang perlu diketahui dalam
pemakaian program corel draw 12:
~objek (elemen pembangun yang merupakan
bagian dari drawing, bisa berupa gambar atau teks)
~drawing (objek yang telah dibuat dalam c.d
~gambar vektor (gambar yang tidak tergantung
pada resolusi, sehingga dapat diubah ukurannya
& dapat dicetak pd semua jenis resolusi printer
tanpa kehilangan detail gambarnya)
~docker (berfungsi untuk mengakses hampir
seluruh perintah selain yang terdapat di property bar)
~flyout (tombol utk membuka kelompok tool
yang saling berhubungan)
~bitmap (kombinasi titik-titk pada layar
komputer yang membentuk image)
~paragraph text (teks yang dapat diterapkan
pilihan pemformatan dengan pengeditan
dilakukan dalam bentuk frame)
~artistic text (teks yang dapat diberi efek
khusus seperti bayangan)

area kerja c.d 12:
~title bar (judul dokumen)
~meunu bar (pilihan menu)
~standard toolbar (ada di bawah menu bar,
berisi tombol shortcut utk berbagai perintah)
~property bar (berisi tool perintah yg sedang aktif)
~toolbox (berisi kumpulan tool)
~drawing window (daerah di luar drawing page
yang dibatasi oleh scroll bar dan perintah aplikasi)
~drawing page (area berbentuk persegi yang akan
tampil ketika dicetak)
~rulers (batas vertikal dan horizontal utk
mengatur ukuran objek)
~docker (berisi perintah yg sesuai dgn tool)
~color pallete (utk mengganti warna objek)
~navigator (ada di kanan bawah drawing
window utk membant memindahkan sekeliling drawing)
~scroll bar (untuk menggeser drawing
ke atas/bawah/kiri/kanan)
~document navigator (ada di kiri bawah
drawing window, untuk mengatur
perpindahan dan penambahan halaman)




1. title bar
menampilkan nama file yang sedang terbuka.

2. menu bar
berisi pilihan menu pull-down. menu yang
ada diantaranya adalah file, edit, view, layout,
arrange, effects, bitmaps, text, tools, window,
dan help

3. standard toolbar
berisi perintah:
~new (ctrl+n). untuk memulai drawing baru
~open (ctrl+o). untuk membuka drawing yang telah disimpan
~save (ctrl+s). untuk menyimpan drawing
~print (ctrl+p). untuk mencetak drawing
~cut (ctrl+x). untuk mengambil objek
~copy (ctrl+c). untuk menyalin objek
~paste (ctrl+v). untuk meletakkan objek yang
telah di cut/copy ke tempat lain
~undo (ctrl+z). untuk membatalkan langkah
terakhir yang kita lakukan
~redo (ctrl+shift+z). untuk membatalkan undo
~import (ctrl+i). utk mengimpor gambar
~export (ctrl+e). utk mengekspor gambar
~app launcher. menggunakan aplikasi dari kelompok corel
~corel online. masuk ke situs web komunitas corel gratis
~zoom level. mengatur perbesaran tampilan gambar

4. property bar
menampilkan kelengkapan yang berhubungan dengan
tool yang sedang digunakan untuk mempermudah pekerjaan

5. toolbox
berisi tool yang dipakai untuk mengolah objek.
tool-tool yang ada diantaranya:
~pick tool. menyeleksi, mengubah ukuran,
memindah, menduplikasi, dan menghapus objek
~shape tool. mengedit bentuk dasar suatu objek.
kompunen yang ada:
a) shape tool. mengedit bentuk objek
b) knife tool. memotong/memisahkan objek
c) eraser tool. menghapus sebagian gambar
d) smudge brush tool. mengubah bentuk objek
vektor dgn melakukan drag di outlinenya
e) roughen brush tool. mengubah outline objek
vektor dgn melakukan drag di outlinenya
f) free transform tool. mengubah bentuk objek secara bebas
g) virtual segment delete. menghapus bagian objek yang terpilih
~zoom tool. mengatur tampilan gambar pada layar monitor.
terdiri dari zoom tool dan hand tool untuk mengontrol bagian
dari drawing yang akan dimunculkan pada layar. icon hand
dapat diakses dengan menekan tombol H. untuk zoom in,
cukup dengan F2. untuk zoom out, dapat memakai F3.
~freehand tool. fasilitas paling sederhana untuk
membentuk gambar, garis, atau kurva.terdiri dari:
a) freehand tool. menggambar garis
tunggal segmen dan kurva
b) bezier tool. menggambar satu
segmen kurva dalam satu waktu
c) artistic media tool. memberi akses ke
brush tool, sprayer, callighrapic, dan pressure
d) pen tool. hampir sama dengan bezier
e) polyline tool. menggambar garis dan kurva
f) three point curve tool. menggambar
kurva dengan bentuknya didefinisikan
oleh titik awal, akhir, dan tengah
g) interactive connector tool. menggabungkan
2 objek menggunakan garis
h) dimension tool. menggambar garis vertikal,
horizontal, diagonal, dan bersudut
~smart drawing tool. digunakan untuk
menyempurnakan bentuk objek, jika
suatu objek tidak dikonversi secara benar,
maka dapat lebih disempurnakan lagi.
Bisa juga dipakai utk mengkoreksi objek
yang telah dibuat.
~rectangle tool. Untuk membuat persegi/
persegi panjang. Ada juga three point rectangle tool.
Untuk menggambar persegi dengan men-drag
membuat garis dasar persegi terlebih dahulu
kemudian klik utk tingginya.
~elipse tool. menggambar lingkaran dan elips.
bisa juga menggunakan three point elipse,
dengan mendrag garis tengah elips,
kemudian klik untuk mengatur tingginya
~graph paper tool. terdiri atas tiga komponen:
a) graph paper tool. menggambar bentuk
kotak-kotak, terdiri atas beberapa baris&kolom
b) polygon tool. menggabar bidang bersisi banyak
c) spiral tool. menggambar objek spiral
~basic shapes. terdiri dari:
a) basic shapes tool. untuk memilih berbagai bentuk objek
b) arrow shapes tool. menggambar panah mengatur
c) flowchart shapes tool. menggambar simbol flowchart
d) star shapes tool. menggambar bintang
e) callout shapes tool. menggambar label dan kotak dialog
~text tool. untuk mengolah teks secara langsung
~interactive blend tool. terdiri atas:
a) int blend tool. memadukan
perubahan bertahap dua obj
b) int contour tool. membuat
garis luar ke obj
c) int distortion tool. membuat
bentuk push/pull, zipper, dan
twister dist ke obj
d) int envelope tool. menyim-
pangkan bentuk obj
e) int extrude tool. membuat
penglihatan kedalaman obj
hingga 3 dimensi
f) int drop shadow.
memberi bayangan pd obj
g) int transparency tool.
membaut warna transparan pd obj
~eyedropper tool. terdiri dari:
a) eyedropper tool. mengambil komposisi
warna dr obj pada drawing window
b) paintbucket tool. memberi warna ke dalam
obj dgn warna yg diambil dg eyedropper
~outline tool. untuk mengubah jenis, warna,
style, bentuk sudut, dan akhiran garis suatu
outline (garis tepi objek)
~fill tool. berisi uniform fill (warna merata),
fountain fill (gradasi dua warna), pattern fill
(warna berpola), texture fill (warna spesial
spt warna awan, air, dst), post script fill
(hampir sama dengan pattern fill), no fill
(tanpa warna), dan color docker (mengisi
objek dengan warna yang ada di dalamnya)
~int fill tool. membuat berbagai macam fill
pd obj. ada juga int mesh tool, untuk
membuat grid yang bertautan ke dalam obj.

6. menggunakan ruler
merupakan batas vertikal dan horizontal
untuk menentukan ukuran dan letak objek
dalam drawing. juga bisa untuk membantu
dalam memodifikasi gambar.

7. menggunakan docker window
berisi pilihan, kotak isian, tombol, dan
kontrol lainnya. dapat terus ditampilkan
selama bekerja agar memudahkan pengaksesan
perintah cepat. docker window bisa ditempelkan
di mana saja, atau dibiarkan melayang di manapun
yang kita inginkan, sehingga tidak mengganggu kita
selama mengedit objek.

8. menggunakan color palette
merupakan kumpulan berbagai warna
untuk mewarnai objek. tinggal klik warna
yang akan dipakai

9. navigator
merupakan tombol di sudut kanan bawah
drawing window untuk membantu
perpindahan area dlm drawing page

10.document navigator
digunakan untuk menambah,
mengurangi, memindah,
merubah nama, atau menyisipkan
halaman dalam satu file

11.status bar
menampilkan informasi
mengenai obj yang terseleksi
cara memulai c.d:
start, program, coreldraw
graphic suite 12, coreldraw 12. pilih
a) new graphic
b) open graphic
open new graphc
d)what's new

pilihan cara membuat gambar baru:
a) new graphic pada welcome screen
b) klik new document
c) file - new
d) ctrl + n

membuka file gambar dari lokasi tertentu:
1. klik open document pada welcome
screen / file - open / open drawing
pd standard toolbar / ctrl + o
2. pilih file yang ingin digunakan
3. klik open

membuka file dari lokasi lain:
1. start - search
2. ketik nama file yang ingin dicari,
lalu klik search

membuat template baru:
1. file - save as
2. ketik nama file yang ingin dijadikan template
3. pada kotak save as type, pilih
CDT - CorelDraw template, lalu save

edit template:
1. file - open
2. pada kotak files of type, pilih CDT - CorelDraw template
3. pilih file template yang diinginkan
4. tandai New from template pada kotak dialog open

pilihan cara menggunakan undo:
a) edit - undo
b) ctrl + z
c) klik icon undo pada toolbar
undo dapat dilakukan sampai sebanyak
99999 kali, dan bisa ditentukan semau kita

menentukan jumlah undo:
1. tool - options, lalu akan muncul kotak dialog options
2. pilih general
3. tentukan jumlah yang diinginkan, lalu klik ok

memakai redo:
a) edit - redo
b) ctrl + shift + z
c) klik icon redo pada toolbar

memakai fasilitas zoom:
*menggunakan zoom tool. bisa dengan
zoom one shot (memperbesar tampilan
sebesar dua kali), bisa dengan zoom
to selected area(menyeleksi area
yang ingin diperbesar), dan zoom
to all objects (untuk menampilkan /
memperbesar seluruh objek yang ada
di halaman gambar itu)
*memakai property bar.
terdapat 5 pilihan zoom:
-zoom to selected (memperbesar objek
yang terseleksi menjadi sebesar layar.
bisa dilakukan dengan shift + f2)
-zoom to all objects (memprebesar
seluruh objek di bidang gambar.
bisa dilakukan dengan f4)
-zoom to page (memperbesar sampai
seluas printable area. bisa dilakukan
dengan shift + f4)
-zoom to page width (memperbesar selebar halaman)
-zoom to page height (memperbesar setinggi halaman)

menggunakan pan. pan tool dipakai
untuk menggeser tampilan tanpa
memindah letak objek itu sendiri.
digunakan dengan cara alt+arah geser

menggunakan view navigator,
dengan klik tahan icon view
navigator tool di sudut
kanan bawah layar cd12.

menggunakan page sorter view.
page sorter view diaktifkan
melalui view - page sorter
yang dapat dilakukan:
a) mengubah nama halaman
b) menyisipkan halaman
c) menghapus halaman
d) mengubah orientasi halaman
e) memindahkan isi antarhalaman

mengunakan full screen preview.
dengan cara view - full screen
preview. bisa juga dengan tombol f9

menggunakan back-up and recovery.
dengan cara:
1. klik tools - option, maka
akan muncul kotak opsi
2. klik workspace - save
3. tandai auto-backup every,
dan ketik jangka waktu yang
diinginkan di kotak minutes
4. tandai make backup on save,
lalu klik ok

melakukan save as. caranya:
1. file - save as
2. lakukan
a) save in, tentukan tempat menyimpan file
b) ketik nama file yang diinginkan
c) klik save as type, pilih format file yang diinginkan
d) klik version, pilih versi cd yang diinginkan
3. klik save

melakukan save. bisa dengan cara:
a) klik icon save
b) file - save

mengatur pencetakan. dengan cara:
1. file - print, atau klik icon print
2. atur setting
a) pilih printer yang dipakai
b) klik properties untuk mengatur
jenis kertas dan sebagainya
c) current documents (cetak semua
hlm dalam dokumen yang digunakan)
d) documents (cetak semua halaman)
e) current page (cetak hlm yang digunakan)
f) odd (cetak hlm ganjil)
g) even (cetak hlm genap)
3. klik apply, kemudian print

menggunakan print merge. sebelum
memakai fasilitas ini, harus membuat
tabel merge field terlebih dahulu.
langkah-langkahnya:
1. file - print merge
2. klik create from scratch, klik next.
3. atur setting berikut:
a) ketik nama kolom pada name a field
b) klik add untuk memasukannya dalam fields in use
c) delete untuk menghapus nama kolom dari kotak
4. klik next
5. aktifkan save data setting as, ketik nama file di bawahnya
6. finish

untuk menghubungkan tabel yang sudah
dibuat dengan teks dalam drawing page:
1. file - print merge
2. klik select from an exsisting file, klik next
3. isi nama file yang berisi tabel tadi
4. klik next terus
5. pilih nama kolom pada kotak merge field
6. klik icon selected print merge field
7. klik lokasi penempatan teks yang
berurutan sesuai tabel yang dibuat sebelumnya

mengatur layout cetak. dengan cara:
1. file - print, atau klik icon print
2. pilih layout
3. aktifkan salah satu
a) as in document, mencetak objek sesuai ukuran asli
b) fit to page, menyesuaikan ukuran
dan posisi objek agar memenuhai margin halaman
c) repotition images to, lalu pilih
posisi objek mengacu pada bagian halaman
d) print of tiled page, lalu isi angka di atasnya

mengatur koordinat layout. dengan:
1. file - print / klik ikon print
2. klik layout
3. aktifkan reposition images to
4. pada bagian position,
isi angka koordniat x dan y

mengatur ukuran objek yang akan dicetak.
dengan:
1. file - print / klik ikon print
2. klik layout
3. aktifkan reposition images to
4. pada bagian size, isi angka pada
kotak di bwahnya untuk mengatur lebar
dan tinggi objek

mengatur skalanya. dengan:
1. file - print / klik ikon print
2. klik layout
3. aktifkan reposition images to
4. di scale, isi angka pada kotak di
bawahnya untuk mengatur skala objek
secara horizontal /vertikal

mengatur layout dengan print preview.
dengan cara:
1. file - print preview / klik ikon print preview
2. aturlah
a) perbesaran print prev (zoom)
b) aktif/matikan color separation utk mengatur warna
c) ----------- invert utk mencetak dengan warna negatif/normal
d) mirror, untuk mencerminkan objek secara vertkal
e) dan masih banyak lagi yang lainnya
3. untuk mendalam kotak tersebut, klik print
4. close, untuk kembali ke drawing page

mengakhiri program cd12. dengan file - exit, atau klik x pada kanan atas

CorelDraw 12 Bab 1

Sebelum menginstalasi CorelDraw 12 ke dalam computer, kita harus memastikan terlebih dahulu konfigurasi sistem yang dibutuhkan. Adapun spesifikasi sitem yang dibutuhkan adalah :
• Sistem Operasi Windows 98, Windows 2000, Windows NT, Windows ME, Windows XP 
• Prosesor Pentium II ke atas
• RAM 128 MB
• Ruang kosong Harddisk minimal 250 MB
• Resolution monitor 1024 x 768 pixel
• CD ROM drive
• Mouse
• Printer

Berikut ini nama-nama program yang terdapat pada CorelDraw 12 Graphic Suite :
• Documentation : Kumpulan dokumentasi dan manual pemakaian program yang dapat diakses melalui internet.
• Bitstream Font Navigator : Program pengelola font yang bisa membantu mengelompokkan font sesuai dengan tingkat kemiripan sehingga dapat menyarankan substitusi jika jenis font dalam file yang dibuka tidak terdapat dalam sistem komputer anda.
• Corel CAPTURE 12 : Program bantu untuk pengambilan gambar yang tampak di layer monitor.
• Corel PHOTO-PAINT 12 : Program penunjang CorelDraw untuk melakukan penyuntingan foto, menambah efek, mengubah warna, ukuran, dan lain-lain. 
• Corel Update : fitur yang memberikan informasi update terbaru dari Corel.
• Corel R.A.V.E 3.0 : Program untuk membuat grafik dan animasi 3D.
• CorelDraw 12 : Program grafis berbasis vektor yang merupakan program utama dalam paket ini.
• CorelTRACE 12 : Program yang dirancang untuk mengkonversi gambar berbasis bitmap sehingga dapat diedit sebagai gambar berbasis vektor.
• Duplexing Wizard : Program yang membantu printer yang digunakan agar dapt mencetak dokumen bolak-balik.
• Service Bureau Profiler : Program yang akan membantu menyiapkan file gambar yang akan dikirim ke service Bureau.

Untuk melakukan proses instalasi CorelDraw, lakukan langkah-langkha berikut :
1. Tutup semua aplikasi yang masih aktif.
2. Masukkan CD CorelDraw 12 ke dalam CDROM drive.
3. Jika CD installer tidak dilengkapi autorun, kita dapat menjalankannya melalui menu start>run dan ketiklah perintah “:\setup.exe”.
4. Pilih salah satu jenis instalasi berikut:
• Compact : unuk pilihan instalasi minimum, dengan rauang kosong harddisk yang lebih kecil.
• Typical : untuk pilihan instalasi standar atau yang sudah ditentukan.
• Custom : untuk pilihan instalasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakai.
5. Ikuti langkah-langkah berikutnya sampai selesai.
6. Restart computer untuk memastikan program terinstalasi dengan baik dalam komputer.

Untuk melakukan proses uninstall, lakukan langkah-langkah berikut ini :
1. Klik start>setting>control panel. Kemudian klik dua kali ikon Add Remove Programs.
2. Pilih aplikasi CorelDraw 12, klik tombol Change or Remove, sehingga muncul kotak dialog Remove all. Jika ingin menghapus semua file atau file tertentu, klik tombol Change. Pada kotak dialog Remove users file yang muncul, klik tombol Remove.
3. Ikuti langkah berikutnya sampai selesai.

CorelDraw 12 memiliki beberapa kemampuan dan fitur baru :
1. Peningkatan fitur Scarable Vector Graphics (SVG)
2. Ekspor ke dalam format Microsoft Office
3. Multiple Language Support
4. Dinamics Guides
5. Fitur Shape Recognition
6. Peningkitan fitur Snapping
7. Fitur Text Alingment
8. Duplikasi Object Properties, Transformasi, dan Efek
9. Virtual Segment Delete Tool
10. Peningkatan File Compatibility
11. Peningkatan fitur symbol
12. 3-Point Drawing Tools

Monday, January 12, 2009

Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush




































Dalam Tutorial Kali ini saya mencoba menjelaskan kepada anda bagaimana cara membuat suatu bercak noda, baik itu noda tinta, darah, noda bersejarah, kendaraan bernoda empat, halah! :D walaupun sebetulnya internet menyediakan secara gratis font symbol bercak-bercak tersebut, seperti WC Rhesus A, WC Rhesus B, etc.








Silahkan anda mengawalinya dengan membuat new file, kemudian buatlah sebuah lingkaran ( F7 ), untuk membuat suatu lingkaran anda cukup me-klik ctrl kemudian drag.Untuk contoh, disini saya memakai diameter 831 pixel














setelah itu klik kanan object tersebut, pilih convert to curve, ini perlu dilakukan untuk mempermudah smudge brush nanti.








kemudian silahkan anda atur object lingkaran tersebut sedemikian rupa , sehingga terlihat seperti sebuah bercak yang jatuh dari atas.




saya membuatnya seperti ini :




















kemudian pilih smudge brush dan isi enter a fixed value for tilt setting dengan nilai 90








































































setelah itu anda bisa merubah bentuk object tersebut sedemikian rupa dengan shape tool




























































dan inilah hasil akhir dari penjelasan tutorial ini.










Thursday, January 8, 2009

Membuat Butiran Air









































































































































Tutorial yang akan saya bawakan kali ini adalah, membuat butiran air dengan aplikasi CorelDraw, saya sengaja menggunakan Coreldraw. Alasannya adalah vector, yang tidak mengalami distorsi walaupun gambar diperbesar beberapa kali.
































Langsung saja :
















Pada awalnya kita membutuhkan sebuah rectangle yang nantinya digunakan sebagai alas.Tekan F6 di keyboard untuk langsung membuatnya. Di sini saya membuatnya dengan ukuran 368 x 234 pixel.
































Kemudian saya menggunakan elispe tool dengan menekan F7 di keyboard untuk membuat sebuah elips dengan ukuran 43 x 51 px.
































1. Melakukan duplikasi elips tersebut dengan mengopynya ctrl+c lalu mem-pastenya ctrl+v di tempat yang sama.
















2. Setelah itu, di luar persegi, buatlah sebuah rectangle ( ukuran bebas ). Kemudian, rectangle yang telah dibuat tadi di taruh di atas elips hasil kopian yang tadi.
















3. Dalam keadaan keduanya terpilih. Lakukan trim ( back minus front ). Sehingga hasilnya seperti ini, setelah fillnya di beri warna putih.
















4. Dengan transparency tool, lakukan transparasi gradien, menjadi seperti ini. kemudian lakukan langkah no 1 sebanyak 2 kali. hal ini di gunakan untuk memberi sisi gelap dari butiran air.
















5. Perbesarlah salah satu elips yang tadi ... kemudian lakukan trim, seperti di langkah ke 3.
















6. Kemudian dengan transparency tool, lakukan transparansi gradien seperti ini ...
















7. Setelah itu, hilangkan outline-nya dengan memilih objek yang akan dihilangkan outline, kemudian klik ikon seperti gambar di bawah ini :
















8. Kemudian, buatlah elipse dengan ukuran 6 x 6 pixel. Beri fill colornya warna putih. Setelah itu berilah shadow effect, dengan memilih interactive drop shadow tool, shadow ini akan di gunakan sebagai pantulan cahaya putih nantinya.
















9. Beri drop shadow colornya berwarna putih, kemudian drop shadow opacitynya 86 persen.
















10. Kemudian buatlah kembali elips dengan ukuran 43 x 51 pixel. Beri fillcolornya berwarna putih.
















11. Setelah itu, buat kembali elips dengan ukuran 50 x 51 pixel. Elips ke dua ini di taruh di bawah elips sebelumnya.
















12. Lakukan trim ( back minus front ) pada kedua elips tersebut sehingga menjadi seperti ini. Kemudian berilah transparasi sebesar 68 persen.
















Yup, hasil akhirnya akan seperti ini.

Tutorial coreldraw

CorelDraw 12 merupakan salah satu software desain grafis yang sangat terkenal. Berbagai fasilitas untuk mendesain tersedia di sini sehingga memudahkan para penggunanya untuk memanfaatkannya. CorelDraw 12 dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari membuat brosur, membuat pamphlet, surat undangan, majalah, brosur dan cover buku yang menarik.Supaya dapat membuahkan hasil yang menarik, diperlukan latihan-latihan. Sebagai bahan latihan, akan saya paparkan tips & triks menggunakan coreldraw. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua…Membuka Corel DrawKlik Start à All Programs à pilih CorelDRAW Graphics Suite 12 à Klik CorelDraw 12.Cara lain: Klik shortcut di desktop yang bertuliskan CorelDraw 12.Tampilan Corel Drawo Menu utama (1) à terdiri dari menu-menu untuk mengoperasikan CorelDraw 12.o Standar (2) à perintah-perintah pada menu utamao Property bar (3) à berisi tombol-tombol perintah tambahan.o Tool box (4) à berisi alat untuk mendesain gambar.o Ruler (5) à sebagai garis pengukur objeko Color Pallete (6) à berisi perintah untuk memilih warna objek.o Pages (7) à sebagai petunjuk halaman yang aktif.o Lembar kerja (8) à halaman tampilan untuk tempat mendesain objek.Menyimpan Desain FileKlik menu File à Save à tulis pada filename nama filenya à tekan Save.Menutup FileKlik menu File à klik Close.Menutup Program CorelDraw 12Klik menu File à klik Exit.Mengatur Ukuran/ Jenis KertasKlik menu File à New à klik kotak Paper Type/Size pada property bar pilih jenis kertas yang anda inginkan. Misalkan letter, legal, tabloid dsb.Mengatur unit satuanKlik Drawing Unit pada property bar untuk memilih unit satuan yang anda inginkan. Misalkan: inches, millimeters, dsb.Menampilkan dan mengatur GridKlik menu View à Grid à garis grid akan ditampilkan.Jika anda ingin mengubah garis grid menjadi titik-titik, klik menu View à Grid and Ruler Setup à muncul kotak dialog, pilih Show grid as dots untuk mengubah garis menjadi titik-titik.Menambah halaman dalam satu fileKlik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1 à Klik kanan, pilih Insert Page After.Menghapus halaman dalam satu fileKlik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 2 à Klik kanan, pilih Delete Page Before.Mengubah nama halaman dalam satu fileKlik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1 à Klik kanan, pilih Rename.Membuat objek segi empatKlik Rectangle Tool pada Tool Box atau tekan F6 à pointer akan berubah menjadi tanda (+) à drag dan drop mouse pada lembar kerja à akan terbentuk persegi panjang.Jika anda ingin membuat persegi/ bujur sangkar, Langkah sama seperti membuat persegi panjang. Hanya saja pada saat drag tombol kiri mouse sambil tekan Ctrl pada keyboard.Jika ingin sudut dari segi empat di atas berbentuk melengkung (tidak siku) maka caranya adalah: tekan Pick Tool pada Tool Box à pilih objek segi empat tersebut à Klik Shape Tool (atau tekan F10) à Arahkan pointer pada sudut segi empat lalu drag (geser sedikit) dengan menekan tombol kiri mouse.Membuat objek lingkaranKlik Ellipse Tool pada Tool Box atau tekan F7 à pointer akan berubah menjadi tanda (+) à drag dan drop mouse pada lembar kerja à akan terbentuk lingkaran.Jika anda ingin mengubah lingkaran menjadi variasi yang berbeda, Langkahnya drag lingkaran tersebut à klik Shape Tools pada Tool Box. Jika ingin bentuk pie, drag-lah lingkaran dari dalam. Jika ingin bentuk arc, drag-lah lingkaran dari luar.Membuat objek polygonKlik Polygon Tool atau tekan Y à arahkan pointer yang berbentuk (+) ke lembar kerja à tekan tombol kiri mouse geser secara diagonal sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard à terbentuklah polygon segi lima.Untuk menambah atau mengurangi segi tersebut, gunakan fasilitas Number of Point on Polygon à klik segi yang dikehendaki (missal 3) à akan terbentuk segitiga.Untuk mengubah polygon menjadi bentuk bintang, lakukan langkah berikut. Drag segi lima à tekan shape Tool à arahkan pointer ke objek tersebut di antara dua segi yang berpotongan à tarik kedalam à terbentuk segi lima menjadi bintang.Membuat objek spiralKlik ke Polygon Tool à pilih Spiral Tool atau tekan A à pada lembar kerja klik dan geser tombol kiri mouse sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard à terbentuklah spiral.Membuat objek tableKlik polygon Tool à klik Grap Paper Tool atau tekan D à tekan dan geser tombol kiri mouse pada kanvas à terbentuklah tableMenggunakan Freehand ToolKlik Freehand Tool pada Toolbox à pada kanvas klik tombol kiri mouse à drag kearah yang diinginkan à jika sudah sesuai keinginan, tekan tombol Esc pada keyboard untuk mengakhiri.Apabila ingin melengkungkan garis, klik Shape Tool à tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan à klik kanan mouse à klik pilihan To Curve.Menggunakan Bezier ToolKlik Bazier Tool pada Toolbox à pada kanvas klik satu kali pointer bertanda (+) à pindah ke posisi lain à klik lagi di posisi tersebut à lanjutkan hingga sesuai dengan objek yang diinginkan.Bila ingin melengkungkan garis dari objek di atas, klik Shape Tool à tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan à klik kanan mouse à klik pilihan To CurveMenggunakan Dimension ToolBuatlah sebuah objek, misalkan persegi panjang berukuran 8×8,5 cm à didalamnya buatlah lingkarang berdiameter 8,5 cm à pada Toolbox, klik Dimension Tool à pada Property Bar pilih Horisontal Tool (untuk menjelaskan garis mendatar) dan pilih Vertical Tool (untuk menjelaskan garis vertical) à pada Dimension Style pilih decimal dengan satuan 0 pada Dimension Precission à pada Dimension Unit pilih cm à aktifkan Show units for Dimension à klik tombol Text Position Drop Down à klik pilihan, teks dimensi di bagian tengah garis à Posisikan pointer pada garis yang akan diberi dimensi / keterangan.Menggunakan 3 Point Curve ToolKlik 3 Point Curve Tool pada Toolbox à pada kanvas, klik point 1 à drag dan lepaskan pada point 2 àklik di point 3 à terakhir satukan point 2 dengan point 1 dengan pointer.Menggunakan Smart Drawing ToolKlik Smart Drawing Tool pada Toolbox à pada Property Bar pada Shape Recognition Level, pilih Medium dan pada Smart Smooting Level, pilih Highest. à pada kanvas, klik point 1, point 2, point3 dan point 4 à Secara otomatis akan terbentuk objek yang simetris.

Sunday, November 23, 2008

Tutorial Membuat Blog di wordpress.com
Blog memang sekarang sangat populer. Karena kemudahannya, setiap orang bisa membuat sebuah blog dengan sangat cepat dan mudah. berbeda dengan membuat website, membuat blog tidak dibutuhkan skill programming. Kita juga bisa lebih mudah menyalurkan ide dan kreativitas kita, karena isi blog mudah diupdate setiap saat kita mau. Ayo jangan ketinggalan sama yang lain, buat blog sekarang juga…!

1.Proses Pendaftaran dan Setup
1.Pendaftaran. klik disini: http://id.wordpress.com klik pada tulisan “Sign Up Now” atau “Daftar”
2.Ikuti proses pendaftaran sampai selesai kemudian coba login dengan user name dan password Anda. 3.
3.Yang perlu diperhatikan:
Judul blog Anda dan deskripsi blog Anda harus unik, jangan sampai Anda membiarkan bagian ini tidak diedit.
Isi email Anda yang aktif.
Pilih Bahasa Indonesia jika Anda mau menulis blog dalam bahasa Indonesia.
4.Kemudian Anda masuk ke Dashboard (dasbor)

Kembali ke Dashboard, menu bagian atas (berwarna biru muda) disebut menu utama, dan menu dibawahnya disebut sub menu. Menu Dashboard ini memiliki sub menu Dashboard, Blog Stats (statistik blog), Blog Surfer dan Tag Surfer (untuk mencari blog) dan My Comments. Untuk sementara biarkan apa adanya saja.

Pertama yang harus dibuka adalah menu Option (opsi) pastikan judul, tagline, language, dan email Anda benar. Perbolehkan orang mengirim komentar tanpa harus login ke wordpress.

Blog Language berbeda dengan Interface Language. Blog Language adalah bahasa Isi dari blog tersebut, misalnya isi blog Anda berbahasa Indonesia, maka pilihlah Blog Language Bahasa Indonesia (ada di menu Option atau Opsi).

Sedangkan Interface Language adalah bahasa yang digunakan dalam Control Panel ketika Anda login di WordPress.com. Saya lebih menyukai Interface Language Bahasa Inggris. (ada di menu User -> Your Profile, atau Pengguna -> Profil Anda).

Buka sub menu Discussion (diskusi). Hilangkan cek pada pilihan “user must have approved comment”. Ini berarti bahwa siapa saja boleh berkomentar dalam blog Anda meskipun belum pernah komentar sama sekali.

2. Ubah tema blog Anda, buka menu Presentation (tampilan)
Bagian ini biasanya paling lama dalam setup karena Anda akan menghadapi banyak pilihan. Setelah memilih tema, Anda bisa mengkonfigurasi widget:
1.Dalam sub menu Themes, Anda bisa memilih tema yang Anda sukai, mau satu kolom, dua kolom, atau model lain terserah Anda.
2.Anda bisa membuka sub menu Widgets, dalam sub menu ini, Anda bisa angkat junjung (drag & drop) Widgets. Widgets adalah fasilitas tambahan namun sangat penting untuk memperindah blog kita. 3.
3.Anda bisa membuka sub menu Custom Image Header, jika Anda menginginkan mengganti gambar header dengan gambar yang spesial.

Proses registrasi dan setup selesai. Coba lihat blog Anda di alamat http://username_anda.wordpress.com

3. Menulis Posting - Buka menu Write (Tulis)
Ada dua buah sub menu:
1.Sub menu Write Post (Buat Tulisan) digunakan untuk menulis artikel di blog Anda. Ini yang paling sering Anda lakukan nantinya.
2.Sub menu Write Page (Buat Halaman) digunakan untuk membuat halaman statis (misalnya profil Anda).

Pada saat kita mengaktifkan sub menu Write Post maka akan muncul jendela mirip Microsoft Word, yaitu tempat kita mengetik artikel kita.

Perhatikan nomor-nomor gambar di atas:
1.Judul posting Anda ditempatkan di sini.
2.Anda bisa memilih mengedit secara visual atau code.
3.Aktifkan icon show advanced toolbar.
4.Isi tulisan Anda di sini.
5.Isi Tag Anda dengan kata kunci (keyword), bisa lebih dari satu.
6.Isi Category dengan kategori postingan Anda, bisa lebih dari satu. Misalnya: Design Grafis.
7.Untuk mengupload (mengunggah) gambar.
8.Aktifkan Allow Comment atau tidak terserah Anda.
9.Tekan Save & Continue Editing untuk menyimpan blog Anda.

Di bagian atas ada icon-icon kecil sebagai tool buat menulis. Yang paling sering digunakan adalah:
1.Bold (Control + B)
2.Italic (Control + I)
3.Membuat link, blok tulisan kemudian tekan (Alt + Shift A) atau Ctr + K
4.Memasukkan gambar (Alt + Shift + M).

Jika Anda ingin memasukkan gambar, maka upload dulu gambar Anda (ada pilihan Upload / Unggah di bagian bawah). Selah gambar di-upload, pilih gambar tadi, klik kanan mouse dan pilih menu Copy Shortcut, Copy Link Location, atau Copy Link Address, baru Anda tekan Alt + Shift + M diikuti Control + V untuk mengisi alamat Gambar.

Shortcut ini mungkin berbeda untuk tiap browser, Anda bisa meraba dengan mouse icon-icon ini untuk mengetahui shortcut apa yang sesuai dengan browser Anda.

Jika Anda sudah selesai menulis, tekan tombol Save & Continue Editing. Kemudian buka kembali blog Anda di http://username.wordpress.com

Sudah bagus? Jika ingin mengedit lagi, baca blog Anda sendiri, jika Anda masih login di wordpress, maka Anda dapat mengklik menu EDIT atau SUNTING untuk setiap artikel yang ada di blog Anda. Untuk mengedit atau menghapus tulisan, gunakan menu Manage -> Post/Page atau Kelola -> Tulisan/Halaman.

Jika semuanya okey, saatnya Anda memperkenalkan blog Anda pada teman-teman Anda.













Membuat Website atau Blog dengan Blogger.com


Cara yang paling mudah untuk membuat website atau blog adalah dengan menggunakan fasilitas blog gratis, diantaranya adalah blogger.com. Sebenarnya mungkin tidak perlu lagi diberikan panduan membuat blog di blogger.com, karena website tersebut sekarang sudah dilengkapi dengan bahasa indonesia, tapi supaya lebih memudahkan untuk pemula, maka saya akan mencoba memandu anda untuk membuat blog di blogger.com.

Membuat blog melalui blogger dapat dilakukan dengan 3 langkah mudah, antara lain :
1. Membuat Google accountLangkah pertama adalah membuat Google account yang diperlukan untuk mengakses fasilitas blogger. Ada eberapa data yang harus anda isi antara lain :
1.Alamat email : isikan alamat email yang anda miliki untuk membuat Google account
2.Password : kata kunci yang akan digunakan untuk log in ke Google acccount
3.Nama tampilan : Nama yang akan muncul pada setiap postingan blog anda, misalnya : bisnis pemula

2. Mengisi data blog Langkah selanjutnya adalah mengisi data atau identitas blog yang akan anda buat, antara lain :
1.Judul blog : Judul dari blog kita ( usahakan mengandung keyword yang kita inginkan)
2.Alamat blog (URL) : alamat blog berbentuk URL (usahakan mengandung keyword juga)

3. Memilih blog template (Tampilan blog) Langkah yang terakhir adalah menentukan template atau tampilan blog yang kita inginkan. Untuk kebutuhan bisnis, pilih tampilan blog yang enak dipandang, dengan tulisan mudah dibaca.

Setelah ketiga langkah selesai, maka selanjutnya anda bisa langsung mengisi content blog anda sesuai keinginan.

Ok, Selamat mencoba! Mudah-mudahan langkah sederhana ini bisa membantu anda khususnya pemula, untuk membuat blog dan mempromosikan bisnis anda.

MICROSOFT POINT

Microsoft Power Point adalah suatu software yang akan membantu dalam menyusun
sebuah presentasi yang efektif, professional, dan juga mudah. Microsoft Power Point akan
membantu sebuah gagasan menjadi lebih menarik dan jelas tujuannya jika dipresentasikan
karena Microsoft Power Point akan membantu dalam pembuatan slide, outline presentasi,
presentasi elektronika, menampilkan slide yang dinamis, termasuk clip art yang menarik,
yang semuanya itu mudah ditampilkan di layar monitor komputer.

Pengenalan Layar Kerja Power Point
􀂾 Menu Bar : Daftar menu yang masing-masing terdiri dari beberapa
perintah
􀂾 Standart Toolbar : Tools untuk menangani file, menyisipkan objek baik
gambar atau grafik
􀂾 Formatting Toolbar : Tools yang terdiri dari item yang berhubungan dengan
pengaturan huruf atau tulisan
􀂾 Slide Sorter View : Menampilkan keseluruhan slide di layar kerja dalam bentuk
ukuran kecil
􀂾 Slide Show : Menampilkan tayangan sebuah slide
􀂾 Drawing Toolbar : Tolls yang terdiri dari item yang berhubungan dengan
pembuatan ataupun pengaturan gambar

Manipulasi Teks dan Gambar
Drawing Toolbar
1. Draw : Mempermudah penempatan dan pengorganisasian objek, misalnya
dalam melakukan grouping, ordering, rotate, text wrapping, dll
2. Select Object : Melakukan pilihan terhadap obyek tertentu
3. AutoShapes : Menyediakan berbagai macam pilihan bentuk yang dapat mendukung
penyajian presentasi seperti callouts, basic shape, lines,stars and
banners, dll
4. Line : Menggambar garis
5. Arrow : Menggambar tanda panah
6. Rectangle : Menggambar bentuk persegi
7. Oval : Menggambar bentuk oval atau lingkaran
8. Text Box : Membuat serangkaian text
9. Word Art : Membuat efek-efek text yang menarik baik dalam bentuk 2D maupun
3D
10. Insert Clip Art : Menambahkan gambar ke dalam materi presentasi yang sedang
dipersiapkan, baik berasal dari default Powerpoint maupun dari file
yang kita punyai
11. Fill Color : Memberikan pewarnaan terhadap suatu objek tertentu
12. Line Color : Memberikan pewarnaan terhadap garis tepi dari suatu objek
13. Font Color : Memberikan pewarnaan terhadap text yang diseleksi
14. Line Style : Memberikan pilihan ketebalan (dalam ukuran point) terhadap model
garis yang dipakai
15. Dash Style : Memberikan pilihan terhadap mode garis yang dipakai
16. Arrow Style : Memberikan pilihan terhadap mode arrow yang dipakai
17. Shadow : Memberikan efek bayangan pada objek yang diseleksi (tidak untuk
text)
18. 3-D : Memberikan efek 3 dimensi pada objek yang diseleksi (tidak untuk text)
Membuat Slide Presentasi

New Blank Presentation

Langkah – langkah yang dapat dilakukan dalam membuat slide :
1. Membuat text
􀂾 Membuat judul
• Klik pada tulisan “Click to add title” lalu ketikkan judul presentasi
􀂾 Membuat textbox pada click to add text
• Klik icon
• Klik pada bagian dari slide yang ingin ditambahkan tulisan
􀂾 Menggunakan Bullet and Numbering
• Klik area textbox yang ingin menggunakan Bullet and Numbering lalu klik
Format 􀂈 Bullets and Numbering 􀂈 pilih yang akan digunakan
• Bila telah selesai maka klik di luar area textbox
􀂾 Membuat WordArt
• Klik Insert 􀂈 Picture􀂈WordArt atau cari icon Insert WordArt pada
Drawing Toolbar
• Pilih 1 model kemudian klik OK
• Muncul kotak dialog seperti di bawah ini, lalu ketikkan tulisan yang
diinginkan lalu klik OK
Sistem Informasi UKDW 2005 - Tutorial Microsoft PowerPoint 4/17

2. Menampilkan gambar
􀂾 Klik Insert 􀂈 Picture lalu pilih Clip Art bila gambar yang ingin digunakan
adalah gambar yang disediakan oleh Microsoft Office atau pilih From File bila
ingin menggunakan gambar koleksi pribadi (untuk memilih akan muncul
kotak dialog open kemudian cari lokasi filenya sampai ditemukan filenya)
􀂾 Atur sesuai keinginan lalu klik di bagian lain slide yang tidak ada gambar
tersebut

3. Memberikan Background
􀂾 Klik kanan pada bagian slide yang kosong
􀂾 Pilih Background
􀂾 Muncul kotak dialog berikut
• Pilih More Colors dengan menklik drop down untuk mengatur warna yang
diinginkan
• Pilih Fill Effect dengan menklik drop down untuk mengatur efek yang
diinginkan dengan memilih pola gradient/texture/pattern yang diinginkan
􀂾 Pilih Apply untuk memberi background pada 1 lembar slide yang sedang
dipilih itu saja atau Apply to All untuk memberi background pada seluruh slide

4. Menambah Slide Presentasi
􀂾 Klik icon pada formatting toolbar
􀂾 Pilih salah satu tipe slide yang diinginkan

5. Menghapus Slide Presentasi
􀂾 Pilih Slide yang akan dihapus dengan cara mengklik slide tersebut pada
Outline Slide
􀂾 Tekan Delete pada Keyboard

6. Memberi Animasi
􀂾 Klik kanan text atau objeknya
􀂾 Klik Custom Animation
􀂾 Pilih effects untuk memberikan animasi pada text atau objek yang diinginkan
dengan memilih pada icon
􀂾 Setelah memilih efek yang diinginkan maka akan nampak sbb:
􀂾 Atur Start berdasarkan pada saat
apa animasi ini dilakukan
􀂾 Atur Direction berdasarkan arah
yang diinginkan
􀂾 Atur Speed berdasarkan seberapa
cepat animasi tersebut dilakukan
􀂾 Sesuaikan urutan tampilan animasi
sesuai keinginan dengan mengatur
order
􀂾 Tekan play untuk melihat tampilan
preview hasil pengaturan yang
dilakukan

7. Menambahkan Slide Transition
􀂾 Klik bagian slide di luar textbox lalu klik kanan pilih Slide Transition atau klik
Slide Show pada Menu Bar lalu pilih Slide Transition
􀂾 Lalu pilih jenis yang diinginkan pada tiap slide
􀂾 Sesuaikan komponen lainnya seperti pada pemberian animasi

8. Membuat tabel
􀂾 Klik Insert pada Menu Bar lalu pilih table
􀂾 Isikan jumlah baris dan kolom tabel yang akan dibuat pada kotak dialog yang
muncul
􀂾 Untuk melakukan pengesetan lebih lanjut terhadap tabel yang ada dapat
dilakukan dengan men-“double click” tabel tersebut atau mengklik kanan
pada bagian garis tabel tersebut dan memilik “Borders and Fill”

9. Membuat diagram
􀂾 Klik Insert pada Menu Bar lalu pilih chart
􀂾 Secara otomatis akan nampak tampilan sebagai berikut :

􀂾 Perubahan terhadap nama, jumlah, maupun data-data lain hanya dengan
mengganti isi dari tabel pada Datasheet tersebut dan secara otomatis
diagramnya akan ikut berubah mengikuti data pada tabel Datasheet
􀂾 Bila sudah selesai klik di luar area Datasheet maka akan diperoleh grafik yang
diinginkan (untuk mengeditnya kembali dapat dilakukan dengan me-“double click”
diagram tersebut)
􀂾 Untuk melakukan pengaturan lainnya dapat dilakukan dengan meng-klik kanan
bagian-bagian diagram sehingga tampilannya akan dapat disesuaikan sesuai
keinginan

• 3D View (untuk mengatur posisi chart secara keseluruhan)
• Chart Type (untuk mengatur jenis diagram yang diinginkan)

• Chart Option (untuk pemberian nama sumbu, legenda, label)
• Format Data Series (untuk mengatur tampilan misalnya warna grafik)

10. Menambahkan file video
􀂾 Klik Insert pada Menu Bar lalu klik Movies and Sounds lalu pilih yang
diinginkan
􀂾 Setelah memilih file maka akan keluar kotak dialog apakah ingin movie
langsung dijalankan atau harus di klik terlebih dahulu maka pilihlah sesuai
kebutuhan

11. Membuat Hyperlink
􀂾 Klik kanan bagian yang ingin di Hyperlink lalu pilih Hyperlink
􀂾 Isikan alamat tujuan yang ingin dituju

12. Menampilkan Slide (Slide Show)
􀂾 Klik icon Slide Show
􀂾 Hasil slide-slide yang telah dibuat akan ditampilkan sesuai dengan apa yang
telah diatur
􀂾 Untuk keluar dari Slide Show tekan End Show

New From Design Template
Keunggulan yang ditawarkan Design Template ini adalah kemudahan pemilihan background
mengingat di sini disediakan berbagai pilihan template background yang dapat dipergunakan
untuk menghiasi slide. Tampilan yang ada bila memilih New From Design Template :
Pada sebelah kanan nampak pilihan templates background yang telah disediakan
oleh Microsoft Power Point yang dapat langsung dipergunakan sebagai background
presentasi. Biasanya background yang tersedia disediakan untuk 2 bagian yakni slide judul
dan juga slide isi.Pilih salah satu template yang diinginkan dengan mengklik-nya. Setelah itu
kita juga dapat mengganti warna-warna yang ditawarkan dengan menggantinya pada Color
Schemes dan juga mengganti animasi yang ada dengan mengganti pada Animation
Schemes. Sedangkan cara mengisi slide-nya sama dengan cara mengisi slide kosong.

New From Auto Content Wizard
Penggunaan Auto Content Wizard adalah untuk lebih mempermudah pembuatan
slide dimana telah disediakan kerangka-kerangka yang sering digunakan oleh pembuat slide
presentasi. Keunggulan teknik ini adalah pada segi kecepatan pembuatan walaupun jenis
yang disediakan masih terbatas. Kotak Dialog berikut akan muncul disini dapat diamati
bahwa proses wizard ini akan melalui 3 tahapan yakni Presentation Type, Presentation Style,
dan juga Presentation Option.
Pilih salah satu tipe presentasi yang diinginkan lalu klik Next dan kotak dialognya berubah
menjadi sbb :
􀂾 On Screen Presentation
Jenis presentasi yang ditampilkan pada layar monitor dengan segala efek
animasinya.
􀂾 Web Presentation
Jenis presentasi berupa halaman web dan nantinya bisa diakses ke web
server tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pemakai internet yang ingin
melihatnya.
􀂾 Black and White Overheads
Jenis presentasi yang outputnya akan dicetak pada transparansi hitam
putih.
􀂾 Color Overheads
Jenis presentasi yang outputnya akan dicetak pada transparansi yang
berwarna.
􀂾 35mm slides
Jenis presentasi yang outputnya akan dicetak pada lembar slides 35mm.
Misal pilih On Screen Presentation, kemudian klik Next.
Isikan Judul dan juga Footer yang ingin ditampilkan setelah itu tekan Next
Proses wizard telah selesai sehingga tekan tombol Finish.

Diperoleh slide yang telah jadi. Dimana telah terdapat effect dan juga slide
translation. Selain itu juga dapat diperoleh point-point yang biasanya digunakan dalam
membuat presentasi sesuai dengan topik yang telah kita pilih. Kita tinggal menyesuaikan
isinya dengan yang akan dipresentasikan saja.
Import Outline dari Document Word
Dalam melakukan import terhadap Outline maka syarat yang harus terpenuhi adalah
kesiapan file Outline itu sendiri maksudnya file yang akan dimasukkan telah dibuat dengan
menggunakan microsoft word dan file tersebut tidak dalam keadaan sedang diakses.
Caranya :
1. Buat file word yang ingin dimasukkan
2. Posisikan kursor pada slide sebelum slide yang akan disisipkan
Misalnya untuk menyisipkan slide pada lembar ke-2 maka yang di klik adalah
slide pada lembar pertama.
3. Klik menu Insert pilih Slide From Outline
4. Muncul dialog Insert Outline lalu cari file yang ingin disisipkan lalu klik insert
5. Outline akan tersisip akan tetapi masih memerlukan beberapa penyesuaian
mengingat tiap bagian file yang menggunakan enter dianggap sebagai slide baru.
Penyesuaian akan dilakukan dengan bantuan promote, demote, move up dan juga
move down.

promote, demote, move up dan move down
􀂾 Promote digunakan untuk menaikkan level (bergeser ke kiri)
􀂾 Demote digunakan untuk menurunkan level (bergeser ke kanan seperti tab)
􀂾 Move Up digunakan untuk menggeser slide selembar ke atas
􀂾 Move Down digunakan untuk menggeser slide selembar ke bawah

Saturday, November 15, 2008

banyak bgt sih tgs skolah....

baru aja slese tugas bahasa indo buat makalah, kliping ekonomi, tgs biologi, tgs komputer. tapi ada yang belom, tgs olahraga yaitu senam. udah gitu ntar yang maju pertama kelompok gw lagi.

yg tadi aja belom slese, udah ada lagi tgs yang laen. kita disuruh nyari lagu pop indo n lagu luar berkelompok sih, tapi tiap anak harus nyari masing-masing 10 lagu.

Saturday, November 1, 2008

raising the sun

akhirnya raising the sun slese juga.
capek nih.
raising the sun itu dimulai dari hari kamis sampe hari ini.

hari kamis itu psikkotes. lumayan susah juga tuh soal.
gw kira psikotes cuma soal yang isinya gambar2 doang, ternyata ada pengetahuan sosial n math juga.
gw kan gak belajar yang pengetahuan sosial n math. yang math sebenarnya gampang, yang bikin susah itu waktunya cepet bgt. klo pengetahuan sosial itu emang susah, gw gak ngerti.

hari jumatnya kita ke puncak, nginep di wisma DPR, tapi cm semalem doang.
dari hari jumat sampe hari ini, kita dapet materi tentang menghadapi UN gtu deh. pembicaranya tuh ada dr. aisyah, aris ahmad jaya, tompi, trusco, ama alumni labs.
asik sih. tapi sayangnya pas lg materi malemnya mati lampu.
materi slese jam 10, kita balik ke cottage masing2. tp gw ama temen2 cottage gw nonton film serem di trans tv, namanya the fog. pas lagi nonton, gw ama icha laper n lyat ada tukang sate, yawdah kita beli deh. hehehe....

besoknya kita udah harus bangun jam 3.30 untuk solat tahajud na solat subuh, tapi kayaknya banyak juga yang nggak bangun jam segitu termasuk gw n temen2 cottage gw. hwahahaha....
eh, jam 5 kita dibangunin ama pak darto. dengan cara menggedor-gedor jendela cottage kita n teriak2 "woy...bangun woooyyy.....". terpaksa deh kita bangun n pergi ke ruang sidang untuk mendapatkan materi lagi. huhuhu....masih ngantuk.

dan akhirnya acara itu slese jg.

Tuesday, October 7, 2008

akhirnya tugas komputer slesai juga.
udah pegel nih tangan, ngetik terus.